Tampilkan postingan dengan label Euro 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Euro 2012. Tampilkan semua postingan

Spanyol Juara, Torres Top Skor EURO 2012

Akhirnya Spanyol Juara EURO 2012 berkat dua gol dari David Silva dan Jordi Alba, lalu Fernando Torres dan Juan Mata di babak kedua, membuat Spanyol mewujudkan impiannya menciptakan sejarah dalam sepakbola dunia, menjadi juara turnamen-turnamen besar tiga kali berturut-turut.

Pertama Piala Eropa 2008, kemudian Piala Dunia 2010, dan kini Piala Eropa 2012.

Mantan penyerang Inggris Gary Lineker pernah mengatakan jika bisa mencetak sejarah baru dalam sepakbola internasional itu, maka Spanyol akan menjadi salah satu tim terbesar sepanjang masa.

Kunci kesuksesan Spanyol terletak pada kemampuan Xavi Hernandez dan koleganya di lapangan tengah dalam mematikan pergerakan pengatur permainan Italia Andrea Pirlo, dan kawalan ketat barisan pertahanannya terhadap Mario Balotelli.

Spanyol juga menciptakan sejarah dengan menang lewat skor 4-0 yang didaulat sebagai rekor kemenangan terbesar dalam turnamen akbar se-Eropa ini.

Pahlawan babak pertama bagi La Furia Roja adalah David Silva yang menciptakan gol di menit 14 dan Jordi Alba pada menit 41, namun perancang kedua gol itu tak pelak adalah jenderal lapangan tengah Xavi Hernandez.

Sementara pahlawan pada babak kedua adalah Fernando Torres dan Juan Mata.

Babak kedua dimulai dengan pergantian pemain Italia, Cassano digantikan Di Natale. Italia harus bermain lebih agresif untuk menggedor pertahanan Spanyol.

Italia mulai agresif lewat Abate namun keberuntungan masih berpihak pada Spanyol. Bola Natale melambung ke atas mistar dan Casillas masih bisa bernafas lega.

Fabregas dan Silva berduet merepotkan lini pertahanan Italia dan Buffon. Sang kiper gagal menangkap bola namun Abate segera membuang bola menjauhi gawang.

Tendangan pojok dari Pique mengenai tangan Bonucci di kotak penalti, namun wasit tidak melihatnya.

Buffon dan Casillas bergantian menyelamatkan bola seiring bertambah agresifnya pola permainan. Di menit ke-51 Casillas kembali menjadi tembok tebal dari tendangan Di Natale.

Motta menggantikan Montolivo pada menit 56 yang diharapkan bisa membawa angin segar bagi Azzurri.

Ambisi Balotelli mencetak angka masih gagal karena arahnya belum akurat.

Pada menit ke-58 Silva diistirahatkan, digantikan oleh Pedro.

Dua menit kemudian Thiago Motta terlihat kesakitan memegangi pahanya. Dia tergeletak di lapangan dan segera dibawa keluar oleh tim medis untuk diperiksa.

Peluang emas untuk Spanyol pada menit 69 gagal dieksekusi.

Suara nyanyian pendukung Spanyol bergemuruh di stadion. Sementara penonton berbaju biru terlihat diam dan muram.

Segerombol pemain Italia dan Spanyol berkumpul di area kotak penalti Italia. Lini penyerang Spanyol ngotot ingin menantang Buffon, lini belakang Italia pun ngotot menghalangi usaha mereka.

Fabregas pun dikembalikan ke bangku cadangan diringi sorak sorai penuh apresiasi dari para suporter. Fernando Torres menggantikannya pada menit 75.

Nyaris mencetak gol ketiga pada menit 78, tendangan Pedro melebar dan dia dinyatakan offside.

Sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir, bola didominasi tim matador. Pemain berseragam biru pun hanya berlari kesana-kemari mengejar La Furia Roja.

Torres berhasil melesakkan gol ketiga di pojok kiri gawang Buffon pada menit 84.

Juan Mata menggantikan Iniesta dua menit kemudian.

Empat menit kemudian Tim Matador kembali menggilas Azzurri dengan mencetak gol keempat lewat Juan Mata yang baru bermain di lapangan selama tiga menit. Permainan pertama Juan Mata di turnamen ini berbuah manis berkat umpan cantik dari Torres dan lini belakang Italia yang renggang.

Jejeran pemain Spanyol di bangku cadangan terlihat rileks dan bahagia menantikan peluit kedua berbunyi.

Buffon tidak mau kehilangan muka, dia menyelamatkan tembakan Spanyol di menit terakhir.

Peluit kedua pun berbunyi. Pemain La Furia Roja segera merangsek ke lapangan, membentuk lingkaran dan melompat-lompat kegirangan.

Buffon menyalami Casillas. sementara Balotelli sejak awal meninggalkan lapangan dengan gestur 'ngambek'.

Pirlo dan kawan-kawannya berjalan gontai meninggalkan lapangan, sedangkan Spanyol gagah perkasa berhasil mempertahankan gelar Piala Eropa dua kali berturut-turut.

"Spanyol terlalu bagus. Mereka melewati Italia dengan mudah. Sekali lagi Spanyol gembira menjadi Juara Eropa. Italia patah hati. Emosi yang bertolak belakang," tulis ESPN.com.

Torres Top Skor EURO 2012
FERNANDO TORRES dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak di ajang Piala Eropa 2012 denga raihan tiga gol. Torres menyumbang satu gol dan satu assist saat Spanyol memastikan diri menjadi juara usai menggasak Italia 4-0 di partai final di Stadion NSK Olimpijs'kyj, Kiev, Senin (2/7) dinihari WIB.

La Furia Roja mencatatkan sejarah sebagai tim pertama di dunia yang mampu meraih tiga gelar berturut-turut di turnamen besar. Mereka juga menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Eropa.

Dua gol Torres lainnya dicetak saat Spanyol menang atas Republik Irlandia di putaran grup. Torres menyamai catatan striker Jerman Mario Gomez dengan tiga gol dan satu assist. Namun, El Nino lebih berhak untuk meraih Sepatu Emas karena catatan itu dilalui hanya dalam waktu 189 menit, unggul dari rivalnya, 282 menit.

Torres juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di dua final Kejuaraan Eropa yang berbeda. Ia mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol atas Jerman di Final Piala Eropa 2008.

Posisi kedua pencetak gol terbanyak di Euro 2012 ditempati Gomez. Dua gol dicetaknya saat lawan Belanda dan satu golnya lagi ke gawang Portugal. Sementara satu assist-nya kepada Lukas Podolski dilakukan saat menang 2-1 atas Denmark.

Posisi ketiga ditempati striker Rusia Alan Dzagoev dengan torehan tiga gol dalam waktu 253 menit, dan semuanya dilakukan di fase grup karena timnya harus terhenti di babak ini.

Posisi keempat ditempati Mario Mandzukic. Striker Kroasia yang baru saja bergabung ke Bayern Munich itu mencetak tiga gol dalam waktu 270 menit, sama seperti Dzagoev, kesemuanya dicetak di fase grup karena timnya terhenti di babak ini.

Posisi kelima ditempati striker Italia Mario Balotelli. Penyerang Manchester City itu gagal menambahkan golnya di partai final lawan Spanyol karena ia tak bisa berkutik menerobos pertahanan kuat sang juara. Ia sebenarnya digadang-gadang akan mampu menjadi topskor karena penampilan impresifnya dengan dua gol kemenangan 2-1 atas Jerman di semi-final.

Posisi keenam ditempati striker Portugal Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu mencetak dua gol ke gawang Belanda di fase grup dan satu gol lagi ke gawang Yunani di perempat-final. Gagal mencetak gol ke gawang Spanyol di semi-final dan timnya harus terhenti di tangan sang juara membuatnya gagal menjadi topskor.

Ini Dia Analisa dan Prediksi Kekuatan Spanyol dan Italia di Final EURO 2012

Laga Final EURO 2012 mempertemukan tim tangguh yaitu juara bertahan Spanyol ditantang Italia. Final nanti di Stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB akan menyuguhkan pertarungan hebat dari kedua tim, yang mempunyai individu-individu pemain perlini yang punya kualitas bagus.

Duel di Olympic Stadium dini hari nanti diprediksi akan kembali berlangsung super ketat. Ini dia analisa dan prediksi kekuatan kedua tim di Final EURO 2012 :


Gerard Pique vs Mario Balotelli


Balotelli tampil memukau di laga semifinal. Dua golnya ke gawang Jerman membuat Der Panzer yang sebelumnya tampil sempurna harus kalah 1-2. Kini mantan pemain Inter Milan ini berpeluang besar mengantarkan Italia juara dan merebut gelar Sepatu Emas.

Namun Balotelli dipastikan harus bekerja keras. Pasalnya dia harus berhadapan dengan Gerard Pique. Bek Barcelona ini selalu tampil tangguh selama di Polandia dan Ukraina. Terbukti Spanyol baru kebobolan 1 gol sejauh ini.

Andrea Pirlo vs Xavi Hernandez


Pirlo merupakan otak serangan Italia. Umpan-umpan matangnya senantiasa membahayakan pertahanan lawan. Pemain Juventus ini sering melakukan aksi memukau termasuk penalti bergaya Antonin Panenka saat menghadapi Inggris di perempat final.

Lawan Pirlo di partai final adalah Xavi Hernandez. Sama seperti Pirlo, Xavi berperan penting dalam alur serangan Spanyol. Gelandang Barca ini beberapa kali memainkan skema tiki-taka sebagai ciri khas La Furia Roja.

Cesc Fabregas vs Giorgio Chiellini


Posisi lini depan Spanyol masih tanda tanya. Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque senantiasa melakukan formasi kejutan di lini ini. Jika kembali menggunakan false nine, maka Fabregas akan kembali diturunkan sebagai striker. Apalagi Fabregas sempat menjebol gawang Italia di penyisihan grup.

Fabregas akan menghadapi hadangan dari Giorgio Chiellini. Setelah sempat cedera dan absen di babak perempat final, ketangguhan bek Juventus ini kembali terlihat saat melawan Jerman di perempat final.


Dikutip dari :Vivabola.com

Prediksi Susunan Pemain Final EURO 2012

Prediksi Susunan Pemain:

Spanyol 4-3-2-1: Casillas; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Xavi, Busquets, Alonso; Silva (atau Pedro), Iniesta; Torres (atau Fabregas).

Italia (formasi 4-3-1-2):
Buffon: Abate, Barzagli, Chiellini, Balzaretti; Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo; Balotelli, Cassano



Head to head:
10 Juni 2012: Spanyol 1–1 Italia (fase grup Euro 2012)
11 Agustus 2011: Italia 2–1 Spanyol (Ujicoba)
23 Juni 2008: Spanyol 4–2 Italia (Euro 2008, adu penalti)
27 Maret 2008: Spanyol 1–0 Italia (Ujicoba)

Lima pertandingan terakhir Spanyol di Euro 2012:

28 Juni 2012 Portugal 0–0 Spanyol (adu penalti)
24 Juni 2012 Spanyol 2–0 Prancis
19 Juni 2012 Kroasia 0–1 Spanyol
15 Juni 2012 Spanyol 4–0 Irlandia
10 Juni 2012 Spanyol 1–1 Italia

Lima pertandingan terakhir Italia di Euro 2012:
29 Juni 2012 Jerman 1–2 Italia
25 Juni 2012 Inggris 0–0 Italia (adu penalti)
19 Juni 2012 Italia 2–0 Irlandia
14 Juni 2012 Italia 1–1 Kroasia
10 Juni 2012 Spanyol 1–1 Italia

Prediksi Final EURO 2012 : Rematch Spanyol vs Italia !



Prediksi Final EURO 2012 : Final EURO 2012 mempertemukan tim tangguh antara Spanyol versus Italia. Partai ini merupakan pertandingan ulangan pembuka grup C dengan skor 1-1, gol dari Spanyol yang dicetak oleh Cesc Fabregas, Sementara dari Italia yang dicetak oleh Antonio Di Natale. Partai pamungkas nanti bakal bergulir di Stadion Olymipic, Kiev, pada Senin (2/7/2012) dini hari WIB. Final EURO 2012 ini akan mengukir sejarah baru dari kedua tim.

Jika Spanyol menang, maka La Furia Roja akan mencatatkan rekor sebagai tim yang mampu memenangi gelar internasional tiga kali beruntun. Sementara kemenangan bagi Italia akan memberi mereka gelar juara piala Eropa untuk yang kedua kalinya sejak tahun 1968.

Data dan Fakta EURO 2012 Spanyol dan Italia

Spanyol melangkah ke babak perempatfinal Piala Eropa 2012 dengan predikat sebagai Juara Grup C dengan mengumpulkan tujuh angka dari tiga laga. Di Perempatfinal, Iker Casillas dkk sukses menumbangkan Prancis dengan dua gol tanpa balas. Adapun, Portugal dikalahkan 'La Furia Roja' 4-2 di babak adu penalti pada partai semifinal.

Italia melaju ke babak perempatfinal sebagai runner-up Grup C dengan raihan lima angka dari tiga laga. Di babak perempatfinal, 'Gli Azzurri' mengalahkan Inggris 4-2 dalam adu penalti. Adapun, dua gol Mario Balotelli ke gawang Jerman membawa Italia menang 2-1 dan melaju ke babak final.

Total, Italia hanya dua kali menembus final Piala Eropa dan sekali juara. Sementara Spanyol tiga kali berada di partai pamungkas dan dua kali membawa pulang trofi juara.

Fakta pertama, dari 11 pertandingan resmi yang diselenggarakan oleh FIFA maupun UEFA, Italia menang sebanyak 5 kali, Spanyol menang 1 kali dan imbang 5 kali.

Fakta kedua, di babak perempat final EURO 2008, Spanyol berhasil mengalahkan Italia melalui adu penalti.

Fakta Ketiga, di ajang EURO 2012 kali ini, keduanya berada dalam satu grup, yakni grup C dan pernah berlaga dengan skor akhir 1-1, ball possesion saat itu Spanyol 60% dan Italia 40%.

Fakta Keempat, Spanyol beruntung mendapatkan istirahat 2 hari lebih banyak dari Italia sebelum bertarung di babak final.

Fakta Kelima, sejak tahun 2002, timnas yang mampu mengalahkan Jerman dibabak perempat final maupun semifinal selalu menjadi juara baik di Piala Eropa maupun di Piala Dunia.

Fakta Keenam, inilah catatan Head to Head Spanyol vs Italia (dalam 5 laga terakhir)
1. EURO 2012, Spanyol 1 – 1 Italia (10/06/2012)
2. Uji Coba, Spanyol 1 - 2 Italia (11/08/2011)
3. EURO 2008, Spanyol 0 – 0 Italia (23/06/2008, Spanyol menang adu pinalti di perempat final)
4. Uji Coba, Spanyol 1 – 0 Italia (27/03/2008)
5. Uji Coba, Spanyol 1 - 1 Italia (28/04/2004)

Dikutip dari : http://www.seruu.com


1. Balotelli Akan Kembali Beraksi

Super Mario tampil trengginas saat melawan Jerman di babak semifinal. Di partai final nanti, bersiaplah menantikan aksi yang lebih spektakuler dari seorang Balotelli.

Mungkinkah dia bisa mencetak hattrick? Atau mungkin malah tak mencetak gol sama sekali? Selebrasi apa yang akan dilakukannya jika dia kembali mencetak gol nanti? Kita belum tahu dengan pasti. Namun, satu hal yang pasti, nama Balotelli akan menjadi pusat perhatian berbagai pihak saat laga final nanti.

2. Italia Kembali Memasang Formasi Tiga Bek Sejajar
Di bawah asuhan pelatih Cesare Prandelli, Italia terkadang menggunakan skema tiga bek tengah di lini pertahanan, di samping skema normal mereka menggunakan empat pemain bertahan. Kedua skema tersebut sejauh ini mampu membawa Italia melaju hingga laga final.

Saat melawan Spanyol di laga pembuka, Italia memakai skema tiga bek tengah. Hasilnya cukup sukses. Setelah itu mereka kembali tampil menggunakan skema empat pemain bertahan. Jika Chiellini dan De Rossi sudah sepenuhnya fit, maka skema tiga bek tengah mungkin akan kembali digunakan Prandelli.

3. Fabregas Kembali Tampil Sebagai Starter
Pelatih Vicente Del Bosque telah memainkan tiga pemain yang berbeda sebagai tukang gedor tim Matador selama turnamen ini berlangsung. Nama-nama seperti Cesc Fabregas, Fernando Torres dan Alvaro Negredo tampil bergantian sebagai ujung tombak di lini depan. Kecuali Negredo, kedua nama lain tampil cukup sukses. Namun, Spanyol justru mampu tampil dengan lebih apik ketika Cesc Fabregas dimainkan sejak menit awal.

Tak Ada alasan bagi Del Bosque untuk tak memainkan Fabregas sejak menit awal dalam skema 4-6-0 yang diusungnya sejak turnamen ini dimulai.

4.Tak Ada Gol Yang Akan Tercipta Di Babak Pertama
Italia dan Spanyol sama-sama memiliki lini pertahanan yang tangguh. Spanyol sejauh ini hanya kebobolan satu kali oleh gol Antonio Di Natale. Sementara Italia kebobolan tiga gol yang salah satunya dihasilkan dari penalti Mesut Ozil.

Spanyol dan Italia masing-masing memiliki organisasi pertahanan yang solid dan disiplin. Jadi akan sangat susah bagi kedua tim untuk saling mencetak gol. Kedua tim tersebut akan memilih untuk lebih berhati-hati di babak pertama.

5.Italia Akan mencetak Gol Terlebih Dahulu

Saat pertemuan pertama di babak penyisihan grup, Italia mampu mencetak gol terlebih dahulu. Dan mereka akan melakukannya lagi di laga final esok.

Lini tengah Spanyol akan menguasai jalannya permainan dengan penguasaan bolanya yang sempurna, namun, Pirlo akan menemukan celah untuk memberikan umpan kepada barisan depan Italia yang dihuni Mario Balotelli dan Antonio Cassano.

6.Tak Ada Pemain Yang Akan Menandingi Kehebatan Pirlo
Pertandingan akan berjalan ketat. Kedua tim tampil disiplin dalam menyerang maupun bertahan. Spanyol akan mampu menyamakan kedudukan, sama seperti yang terjadi di pertemuan pertama kedua tim ini. Pertandingan mungkin juga akan berakhir seri di waktu normal.

Namun, apapun yang akan terjadi di pertandingan tersebut, Pirlo akan dinobatkan sebagai Man of the Match.

Penampilan apiknya sepanjang turnamen ini akan berlangsung berlanjut hingga babak final. Umpan-umpan brilian, visi bermain yang luar biasa, kemampuan mengatur tempo pertandingan dan pergerakan-pergerakannya di lini tengah Italia akan mempengaruhi jalannya laga final esok.

7.Italia Keluar Sebagai Juara!
Ya, Italia akan tampil sebagai juara Euro 2012 kali ini. Spanyol tak akan mampu membendung laju Azzuri!

Sejarah telah membuktikan bahwa saat tim Azzuri tertimpa skandal Calciopoli, Italia justru mampu tampil sebagai juara. Tengok saja apa yang terjadi pada Piala Dunia 2006 saat tim Azzuri tertimpa skandal tersebut. Skandal itu menjadi cambuk bagi para pemain Azzuri untuk lebih bersatu, lebih kompak. Hasilnya, trofi piala dunia berhasil mereka rengkuh!

Sekarang, hal yang sama terjadi pada tim Gigi Buffon cs. Lihatlah permainan mereka selama turnamen ini berlangsung. Mereka memainkan sepakbola terbaiknya saat ini. Pantas jika merekalah yang akhirnya tampil sebagai juara Euro 2012 kali ini.

Sumber : Bola.net

Ini Dia Wasit yang Memimpin Partai Final EURO 2012 Spanyol vs Italia

Wasit Final EURO 2012 telah dipilih oleh UEFA. Wasit asal Portugal, Pedro Proenca inilah yang beruntung dalam memimpin partai final antara Spanyol vs Italia yang akan digelar di Olympic Stadium, Kiev pada Minggu 1 Juli 2012.

Penunjukkan Proenca dikonfirmasi UEFA melalui situs resminya, Jumat (29/6/2012) sore ini. Pria berusia 41 tahun itu baru bulan lalu memimpin laga bergengsi lain antara Bayern Munich vs Chelsea di final Liga Champions.

Laga final nanti akan menjadi pertandingan keempat yang dipimpin Proenca di sepanjang Euro 2012. Dia sebelumnya menjadi pengadil dalam laga Spanyol vs Republik Irlandia (4-0), Swedia vs Prancis (2-0) dan Inggris va Italia (penalti: 4-2).

Mulai jadi wasit sejak tahun 1998 di liga domestik Portugal, pria yang bekerja sebagai penasihat keuangan tersebut mulai mengantongi sertifikasi FIFA sejak tahun 2003. Setahun berselang dia menjadi salah satu wasit di Piala Eropa U-19, di mana dia mewasiti empat laga termasuk final antara Turki vs Spanyol.

Proenca mulai jadi salah satu wasit elit UEFA di musim 2009/10 dan dapat kesempatan memimpin empat pertandingan Liga Champions di musim tersebut. Semusim kemudian dia memimpin lima pertandingan. Sementara di musim yang baru saja tuntas, dia mewasiti enam laga.

Dalam tugasnya di final nanti, Proenca akan dibantu asisten wasit Bertino Cunha Miranda dan Ricardo Jorge Ferreira Santos yang juga asal Portugal. Sementara Manuel Jorge Neves Moreira De Sousa serta Duarte Nuno Pereira Gomes menjadi assisten wasit tambahan. Ofisial keempat akan ditempati oleh Cuneyt Cakır dengan cadangan asisten wasit adalah Bahattin Duran.

Italia Tantang Spanyol di Final EURO 2012

Italia berhasil melaju ke partai final Euro 2012 menantang Spanyol. Bermain di New Stadium Warsawa, Polandia, Jumat (29/6) dini hari WIB, anak asuh Cesare Prandelli berhasil mengalahkan Jerman dengan skor tipis 2-1. Mario Balotelli menjadi pahlawan Italia dengan mencetak dua gol.

Sejak peluit kick-off babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Namun, Jerman tampil lebih agresif dengan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Gol justru lebih dahulu tercipta bagi Italia. Pertandingan belum genap 20 menit, Mario Balotelli mampu merobek gawang Jerman yang dikawal Manuel Neuer dengan sundulan memanfaatkan assist Antonio Cassano.

Jerman yang bernafsu menyamakan kedudukkan harus rela kecolongan lagi. Menit ke-36, Balotelli untuk kedua kalinya mampu merobek gawang Neuer. Mendapatkan umpan dari Riccardo Montolivo, Balotelli berhasil melepaskan tendangan keras yang membuat Neuer mati langkah.

Tertinggal dua gol Jerman meningkatkan serangan mereka. Sayang, ketatnya pertahanan Italia tak mampu ditembus anak-anak Der Panzer. Skor 2-0 untuk kemenangan Italia bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Jerman yang dalam posisi kalah langsung mengambil inisiatif serangan. Berkali-kali Mesut Ozil dkk membuat peluang yang membahayakan gawang Buffon. Ketangguhan Buffon di bawah mistar gawang Italia menjadi salah satu penghalang Der Panzer untuk mencetak gol.

Misalnya di menit ke-62. Tendangan bebas Marco Reus dengan sempurna diantisipasi oleh kiper Juventus itu dan hanya mengahasilkan tendangan penjuru bagi Jerman.

Italia yang tertekan bukan tanpa peluang. Lewat serangan balik di menit ke-75, Claudio Marchisio, hampir membobol gawang Neuer. Sayang, tendanganya melebar di sisi kanan gawang Jerman.

Usaha Jerman memperkecil ketinggalan baru terwujud di menit ke-92. bek Italia, Federico Balzaretti, terlihat menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti dan wasit langsung menghadiahi tendangan penalti untuk Jerman. Ozil yang menjadi eksekutor tak menyiakan peluang dengan mampu membobol gawang Buffon.

Gol telat Ozil tak mampu menghindarkan Jerman dari kekalahan. Skor 2-1 untuk kemenangan Italia menjadi penutup laga seru ini. Dengan hasil ini, anak asuh Cesare Prandelli menuju partai puncak Euro 2012 menantang Spanyol yang mampu mengalahkan Portugal 4-2 lewat drama adu penalti di partai semifinal, Kamis (28/6) dini hari WIB.

Susunan pemain:

Jerman: Neuer, Hummels, Badstuber, Lahm, Boateng (71' Muller), Khedira, Schweinsteiger, Özil, Kroos, Podolski (46' Reus), Gomez (46' Klose).

Italia: Buffon, Chiellini, Balzaretti, Barzagli, Bonucci, Marchisio, De Rossi, Montolivo (63' Motta), Pirlo, Balotelli (69' Di Natale), Cassano (57' Diamanti).

Prediksi Semifinal EURO 2012 : Jerman Vs Italia, Satu Tiket Final ?

Satu tiket ke partai final kini tinggal diperebutkan Jerman dan Italia yang bakal bertanding di stadion National, Warsawa, Jumat (29/6) dini hari WIB. Tim Panser tercatat sebagai skuad paling produktif, sementara lini pertahanan Azzurri termasuk yang terkuat di Euro 2012.

Dua pemain berbahaya di kubu Italia adalah playmaker Andrea Pirlo dan striker Mario Balotelli. Pelatih Jerman, Joachim Loew, mengakui kedua pemain itu akan mendapatkan perhatian ekstra dari pasukannya saat Jerman berhadapan dengan Italia di partai semifinal Euro 2012.

Namun, Loew yakin kedua pemain kunci Italia, terutama Pirlo, akan mampu dihentikan oleh pemainnya nanti. “Kami sudah mengetahui gaya bermainnya (Pirlo). Sebisa mungkin kami akan coba mematikannya,” kata Loew.

Lantas siapakah pemain-pemain yang akan diturunkan kedua tim nanti? Loew tampaknya akan memasang striker senior Miroslav Klose di depan. Klose yang bermain di Lazio sedikit banyak mengetahui kelemahan dan kekuatan barisan pertahanan Italia. Lucas Podolski yang dicadangkan saat menghadapi Yunani di perempatfinal, bakal ditampilkan sebagai starter.

Di kubu Italia, pelatih Cesare Prandelli tampaknya akan melakukan beberapa perubahan, menyusul cedera dan pulihnya beberapa pemain. di posisi gelandang, kemungkinan dia akan memasang Thiago Motta yang sudah pulih dari cedera dan membangkucadangkan Danielle de Rossi yang kurang fit.

Di jantung pertahanan, bek tengah Chiellini yang sudah pulih dari cedera kemungkinan bisa dimainkan lagi nanti. Di posisi bek kanan, Prandelli bisa memainkan Abate atau Bonucci.

Dalam 30 kali pertemuan, Italia meraih 14 kemenangan dan Jerman 7 kali menang. Dalam 10 pertemuan terakhir, Jerman hanya sekali menang. Italia juga selalu menang dalam turnamen besar, di antaranya adalah semifinal Piala Dunia 1970, final Piala Dunia 1982, dan semifinal Piala Eropa 2006. Terakhir kali kedua tim bertemu di laga persahabatan pada Februari 2011 dengan skor imbang 1-1.

Dari rekor pertemuan itu, Italia tampaknya berada di atas angin. Tapi, bila melihat perjalanan Jerman di babak sebelumnya, mereka layak diunggulkan. Dan perlu diingat, Jerman tak pernah kalah dalam 15 pertandingan internasional terakhir.

Prediksi Susunan Pemain:
Jerman (4-2-3-1): Neuer; Boateng, Hummels, Badstuber, Lahm; Schweinsteiger, Khedira; Mueller, Oezil, Podolski; Klose

Italia (4-3-1-2): Buffon; Abate (Bonucci), Barzagli, Bonucci (Chiellini), Balzaretti; Marchisio, Pirlo, De Rossi (Motta); Montolivo; Cassano, Balotelli

Head to head
10 Feb 2011: Jerman 1–1 Italia (ujicoba)
5 Juli 2006: Jerman 0–2 Italia (Piala Dunia)
2 Maret 2006: Italia 4–1 Jerman (Ujicoba)

Lima pertandingan terakhir
Jerman:
23 Jun 2012: Jerman 4–2 Yunani (Euro 2012)
18 Jun 2012: Denmark 1–2 Jerman (Euro 2012)
14 Jun 2012: Belanda 1–2 Jerman (Euro 2012)
10 Jun 2012: Jerman 1–0 Portugal (Euro 2012)
1 Jun 2012: Jerman 2–0 Israel (Ujicoba)

Italia:
25 Jun 2012: Inggris 0–0 Italia (menang adu penalti Euro 2012)
19 Jun 2012: Italia 2–0 Irlandia (Euro 2012)
14 Jun 2012: Italia 1–1 Kroasia (Euro 2012)
10 Jun 2012: Spanyol 1–1 Italia (Euro 2012)
2 Jun 2012: Italia 0–3 Rusia (Ujicoba)

Prediksi skor / hasil Jerman vs Italia
Jerman 1 – 2 Italia 20,56%
Jerman 2 – 1 Italia 15,75%
Jerman 0 – 1 Italia 11,54%

Hasil Semifinal EURO 2012 : Spanyol Kalahkan Portugal Lewat Adu Penalti

Spanyol akhirnya sukses menjejakkan kakinya di partai final Piala Eropa 2012 setelah mampu menundukan Portugal lewat drama adu penalti dengan skor 4-2. Babak tos-tosan itu harus dilakoni setelah kedua tim bermain sama kuat 0-0 hingga babak extra time.

Dari lima algojo La Roja yakni Andres Iniesta, Gerard Pique, Sergio Ramos serta Cesc Fabregas berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Hanya Xabi Alonso gagal mengeksekusi penalti tersebut.

Sementara eksekutor A Seleccao yakni Pepe dan Nani berhasil memperdayai Casillas, sedangkan sepakan 12 pas Joao Moutinho dan Bruno Alves berhasil diredam oleh kiper Real Madrid tersebut.

Dengan torehan manis ini, Spanyol berpeluang untuk mempertahankan titel juara yang direngkuh pada Euro 2008 lalu. Di laga puncak pasukan Vicente Del Bosque itu akan menghadapi pemenang antara Jerman kontra Italia.

Laga semifinal yang berlangsung di Donbass Arena, Kamis (28/6/2012) dinihari WIB, berlangsung dalam tempo cepat sejak bola digulirkan. Jual beli serangan saling diperagakan oleh kedua tim asal semenanjung Iberia ini.

Pada menit ke-9 Alvaro Arbeloa memiliki peluang bagus untuk bisa membawa Spanyol unggul. Sayang, sepakannya dari dalam kotak penalti yang memanfaatkan umpan silang dari Iniesta masih melambung di atas mistar gawang.

Di pertengahan babak pertama laga berjalan semakin menarik. Portugal yang mengandalkan Cristiano Ronaldo, Nani, Raul Meireles, serta Joao Moutinho di lini tengah mampu mengimbangi permainan tiki-taka skuad Matador yang digalang oleh Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Xabi Alonso serta David Silva.

Pada menit ke-24 giliran Ronaldo yang mengancam gawang Spanyol yang dikawal oleh Iker Casillas. Sial, sepakan CR7 dari luar kotak penalti masih belum tepat menemui sasaran.

Iniesta!! Ohh sayang sekali sepakan melengkung playmaker Barcelona itu dari dalam kotak penalti pada menit ke-29 masih melayang tipis di atas gawang.

Dua menit berselang balik Ronaldo yang memiliki kesempatan emas untuk bisa mengukir namanya di papan skor sekaligus membawa A Seleccao memimpin. Tapi lagi-lagi, sepakan menyusur tanah mega bintang Real Madrid itu masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Casillas.

Hingga turun minum skor 0-0 yang tercantum di papan skor tetap tak berubah.

Di interval kedua, Portugal dan Spanyol tetap menerapkan strategi menyerang. Peluang pertama didapatkan oleh A Seleccao das Quinas pada menit ke-58 saat Hugo Almeida melepaskan tembakan ke arah gawang. Sayang, usaha tersebut gagal membuahkan hasil setelah sepakannya masih melayang di atas gawang.

Xavi! Punggawa Barcelona itu mencoba peruntungannya di menit ke-65. Namun, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih tepat jatuh di pelukan Rui Patricio.

Pada menit ke-72 Ronaldo kembali memiliki kesempatan emas untuk bisa mengukir namanya di papan skor, sekaligus membawa Portugal memimpin. Sayang, sepakan bebas pemain termahal di dunia itu masih melayang tipis di atas gawang Casillas.

Di laga ini La Furia Roja tampak kesulitan mengembangkan permainan tiki-taka yang kerap digunakan. Strategi serangan balik yang diperagakan oleh punggawa Portugal justru membuat lini pertahan Spanyol kelabakan.

Satu menit jelang babak kedua usai, Ronaldo lagi-lagi memiliki peluang untuk bisa mencetak gol. Berawal dari serangan balik cepat, CR7 yang menerima umpan matang dari rekannya berdiri dalam posisi bebas. Tapi, karena kurang tenang sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti justru melambung jauh dari sasaran.

Hingga paruh kedua usai tak ada gol yang tercipta. Dan laga pun harus dilanjutkan ke babak extra time.

Di masa perpanjang waktu Spanyol langsung tampil menekan. Sayang peluang yang didapatkan oleh Pedro di menit ke-97 dan Jesus Navas di menit ke-102 masih belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-103 giliran Iniesta yang memperoleh peluang untuk membawa La Roja unggul. Berawal dari umpan silang Alba di sisi kiri, Inesta yang telah menanti di kotak penalti berhasil menyontek bola. Namun, usaha tersebut masih dapat digagalkan oleh Patricio.

Di perpanjangan waktu kedua, Spanyol masih mendominasi. Pada menit ke-112 Navas nyaris membobol gawang Portugal. Sial, sepakannya masih dapat ditepis oleh Patricio. Selain itu, bola liar masih dapat diamankan oleh Pepe dan kembali menyerahkannya ke kiper.

Sampai perpanjangan waktu usai, skor kacamata tetap tak berubah. Penentu pemenang pun harus ditentukan lewat drama adu penalti.

Di babak tos-tosan lima algojo La Roja yakni Andres Iniesta, Gerard Pique, Sergio Ramos serta Cesc Fabregas berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Hanya Xabi Alonso gagal mengeksekusi penalti tersebut.

Sementara eksekutor A Seleccao yakni Pepe dan Nani berhasil memperdayai Casillas, sedangkan sepakan 12 pas Joao Moutinho dan Bruno Alves berhasil diredam oleh kiper Real Madrid tersebut.

Susunan Pemain Kedua Tim:

Portugal:
Rui Patricio, Pereira, Pepe, Bruno Alves, Coentrao, Veloso (Custodio 106'), Meireles (Silvestre Varela 113'), Moutinho, Nani, Cristiano Ronaldo, Almeida (Nelson Oliveira 81')

Spanyol:
Casillas, Arbeloa, Ramos, Pique, Jordi Alba, Busquets, Xabi Alonso, Xavi (Pedro 87'), Iniesta, Silva (Jesus Navas 60'), Negredo (Cesc Fabregas 54').

Prediksi Semifinal EURO 2012 : Tebak Skor Portugal vs Spanyol ?

Prediksi pertandingan semifinal EURO 2012 untuk laga pertama Kamis, (28/6) yang mempertemukan Spanyol vs Portugal akan menjadi lebih menarik jika melihat dari sosok pemain Christiano Ronaldo. Kapten Portugal tersebut mempunyai ambisi yang besar untuk menjebol gawang Spanyol untuk pertama kalinya.

Dua negara itu memang bersaing ketat di sepakbola Eropa. Portugal sering disebut sebagai “Brasil”-nya Eropa karena memiliki pemain-pemain berbakat alami seperti Cristiano Ronaldo. Sedangkan Spanyol memiliki akademi sepakbola hebat yang menghasilkan pemain-pemain top. Keduanya juga bersaing dalam perburuan gelar Eropa untuk pemain yunior.

Kali ini, pelatih Portugal Paulo Bento optimis timnya akan menang melawan Spanyol, meski mereka tak diperkuat penyerang Helder Postiga karena cedera. Posisi Postiga akan diisi oleh Hugo Almeida atau pemain muda Nelson Oliveira.

Cristiano Ronaldo, Pepe dan Fabio Contreao diharapkan tampil optimal meski merekaharus menghadapi rekan-rekannya satu tim di Real Madrid. Bento berharap kasus perkelahian antara Ricardo Quaresma dan Miguel Lopes dalam sesi latihan tak akan mempengaruhi penampilan tim di partai krusial itu. Dalam laga ini, Bento akan menggunakan formasi 4-3-3.

Sementara itu pelatih Spanyol Vicente del Bosque tak mau mendengarkan kritik media yang mengatakan penampilan Tim Matador membosankan meskipun memiliki standar yang sama dengan beberapa tahun terakhir. Dia memilih tetap fokus pada pilihan strateginya untuk menghadapi Ronaldo dkk.

Vicente kemungkinan akan memasang Fernando Torres sejak menit awal. Di empat laga sbelumnya, Vicente melakukan dua eksperimen. Pertama, menempatkan Cesc Fabregas sebagai ‘nomor 9 palsu’ dalam dua pertandingan dan memainkan Fernando Torres sebagai starter pada dua pertandingan lainnya. Eksperimen tersebut berhasil karena kedua pemain sama-sama mencetak dua gol. Dalam pertandingan ini Spanyol akan menggunakan formasi 4-2-2-1.

Perkiraan Susunan Pemain :


Head to head


18 Nov 2010 Portugal 4 – Spanyol 0 UJI
30 Juni 2010 Spanyol 1 – Portugal 0 PD

Lima pertandingan terakhir

Portugal
22 Jun 2012 Ceko 0 – Portugal 1 PE
18 Jun 2012 Portugal 2 – Belanda 1 PE
13 Jun 2012 Denmark 2 – Portugal 3 PE
10 Jun 2012 Jerman 1 – Portugal 0 PE
3 Jun 2012 Portugal 1 – Turki 3 UJI

Spanyol
24 Jun 2012 Spanyol 2 – Prancis 0 PE
19 Jun 2012 Kroasia 0 – Spanyol 1 PE
15 Jun 2012 Spanyol 4 – Irlandia 0 PE
10 Jun 2012 Spanyol 1 – Italia 1 PE
4 Jun 2012 Spanyol 1 – Cina 0 UJI

Prediksi skor/hasil Portugal vs Spanyol


Portugal 2 - 1 Spanyol 26,05%
Portugal 1 - 2 Spanyol 15,52%
Portugal 0 - 2 Spanyol 9,65%