Tampilkan postingan dengan label World Cup 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World Cup 2010. Tampilkan semua postingan

Foto Eksklusif Pertandingan Final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (Part II)

Foto-Foto Final Piala Dunia 2010 dari Soccer City Stadium, Johannesburg Afrika Selatan :

Pertandingan Final Belanda vs Spanyol Part II












Foto Sambungan dari Part I Disini

Foto Eksklusif Pertandingan Final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (Part I)

Foto-Foto Final Piala Dunia 2010 dari Soccer City Stadium, Johannesburg Afrika Selatan :

Pertandingan Final Belanda vs Spanyol Part I













Foto Bersambung ke Part II disini

Spanyol Juara Piala Dunia 2010 !

Spanyol membuat sejarah baru sebagai juara piala dunia 2010. Ramalan Paul “Si Gurita Sakti” terbukti akurat. Spanyol untuk kali pertama berhasil menjadi juara dunia setelah dalam babak final PD 2010 mengalahkan Belanda dengan hasil akhir 1-0 lewat babak perpanjangan waktu.
Spanyol akhirnya menjadi juara baru di Piala Dunia setelah mengalahkan Belanda 1-0 di final. Gol tunggal kemenangan Tim Matador tersebut dicetak oleh Andres Iniesta.

Spanyol untuk pertama kalinya menjadi juara Dunia setelah mengatasi Belanda 1-0 di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7/2010) dinihari WIB. Iniesta memastikan kemenangan Spanyol lewat golnya di saat perpanjangan 2x45 menit.

Sementara Belanda hanya bermain dengan sepuluh pemain setelah John Heitinga mendapatkan kartu kuning kedua di saat perpanjagan waktu kedua. Belanda pun harus menunggu kesempatan lain untuk menjadi juara setelah telah tiga kali ke final.

Pertandingan kedua tim ini sebelumnya berjalan cukup ketat hingga 2x45 menit tidak ada gol yang tercipta. Pertandingan harus dilanjutkan perpanjangan waktu dan Spanyol pun memastikan kemenangannya lewat gol Iniesta.[jekethek]

Prediksi Belanda vs Spanyol, Sang Juara Piala Dunia 2010 Milik Eropa

Juara Piala Dunia (PD) 2010 pertama di benua Afrika sudah dipastikan menjadi milik salah satu wakil Eropa. Spanyol dan Belanda akan memperebutkan lambang supremasi sepak bola sejagat tersebut di Soccer City Stadium, Johannesburg, dini hari nanti (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB).

Meskipun sama-sama berasal dari Eropa, bentrok kedua negara ini bakal menjadi pertemuan dua gaya sepak bola yang berbeda. Belanda dengan gaya full menyerang khas totaal voetball-nya bakal bertemu dengan sepak bola Spanyol yang lebih stylish, yang mengandalkan penguasaan bola serta tekanan konstan lewat umpan-umpan pendek.

Gaya andalan Spanyol itu hanya sekali gagal memetik kemenangan. Yakni kala La Furia Roja"sebutan Spanyol"dikalahkan Swiss di laga pertama fase Grup H (16/6). Namun, di lima laga selanjutnya, mereka menyapu semua kemenangan. Terakhir, juara tiga kali Jerman yang dibingkam dengan skor tipis 1-0. Tidak heran kalau kubu Belanda cukup mewaspadai efek mematikan dari style tersebut.

"Sudah jelas, Spanyol adalah tim yang lebih bagus dari Jerman, dan sangat pantas menang. Merekalah tim terbaik di turnamen sejauh ini," kata Bert van Marwijk, pelatih Belanda, seperti dikutip Associated Press. "Mereka bermain sangat bagus jika sedang menguasai bola. Tapi kami sendiri juga bakal bermain dengan gaya kami. Ini akan jadi tantangan besar yang menarik," lanjut dia.

Bisa jadi, Van Marwijk tengah merendah. Sebab, sejatinya rekor Oranje"sebutan Belanda"di sepanjang turnamen ini lebih bagus dari Belanda. Mereka tidak terkalahkan di fase grup, dan selama babak knockout mencatat skor kemenangan yang lebih meyakinkan daripada Spanyol. Tim seperti Brazil pun bisa ditendang dari perempat final dengan skor 2-1.

"Belanda bermain dengan style yang berbeda dengan kami. Tapi sebenarnya inti kekuatan kedua tim ini sama, yakni mengandalkan kekuatan teknis di tengah," papar Vicente del Bosque, pelatih Spanyol, kepada Associated Press. "Pemain mereka sangat cepat. Mungkin cara mainnya tidak taktis seperti kami, tapi jelas lebih berbahaya," imbuhnya.

Dilihat dari dua laga terakhir di perempat final dan semifinal, Belanda dan Spanyol bakal sama-sama menggunakan skema 4-2-3-1, dengan dua holding midfielder di depan jajaran bek. Plus, sama-sama mengandalkan striker tunggal yang didukung penuh tiga gelandang serang.

Jika demikian, pemenang laga ini benar-benar ditentukan oleh siapa yang memenangi duel perebutan bola di lapangan tengah. Spanyol punya Xavi dan Andres Iniesta, sementara Belanda mengandalkan Robben dan Wesley Sneijder. Sekilas, duet gelandang Robben dan Sneijder terdengar lebih berbahaya. Mereka lebih sering menghasilkan gol buat Oranje.

Tapi, karakter lini tengah Spanyol sebenarnya lebih ofensif. Selain Xavi dan Iniesta, mereka masih punya Xabi Alonso yang sering ikut maju membantu serangan dan punya spesialiasi melepaskan tendangan jarak jauh. Sebaliknya, duet holding midfielder Belanda, Mark van Bommel dan Nigel de Jong sama-sama lebih banyak beroperasi di belakang.

Kubu Belanda sendiri sudah mengisyaratkan bahwa mereka lebih mengejar kemenangan daripada permainan indah. "Di final ini, kami tidak berencana memainkan sepak bola indah. Kami lebih baik main jelak dan menang, daripada main cantik tapi kalah. Kami tetap bisa memainkan sepak bola yang atraktif, tapi kami juga bisa menang dengan permainan yang lebih terorganisasi," tegas Robben, seperti dilansir Reuters.

"Kalau permainan sudah rapi, menang dengan satu gol pun tidak apa-apa. Kami di final Piala Dunia, bagaimana cara kami bermain sudah tidak penting lagi. Yang penting menang," imbuhnya.

Tapi, Belanda harus berhati-hati. Sepanjang turnamen, Spanyol sudah terbiasa mendapat lawan yang superdefensif, tapi tetap bisa menang. Sambil menampilkan passing-passing pendek cantik yang jadi andalan, mereka sangat sabar mencari celah pertahanan lawan. Jika membiarkan hal itu terjadi terus, Belanda bisa bernasib sama dengan Portugal dan Paraguay.

"Kami pasti akan tetap bermain bagus, karena justru mungkin itulah yang diperlukan untuk memenangkan Piala Dunia. Tim ini sudah siap mengambil langkah terakhir demi mengamankan gelar," tegas Iniesta kepada AS.

Data Pertandingan

Stadion: Soccer City, Johannesburg
Wasit: Howard Webb (Inggris)

Perkiraan Susunan Pemain

Belanda (4-2-3-1): 1-Stekelenburg (g); 2-Van der Wiel, 3-Heitinga, 4-Mathijsen, 5-Van Bronckhorst (C); 6-Van Bommel, 8-De Jong; 7-Kuyt, 10-Sneijder, 11-Robben; 9-Van Persie
Pelatih: Bert van Marwijk

Spanyol (4-2-3-1): 1-Casillas (g/C); 15-Ramos, 3-Pique, 5-Puyol, 11-Capdevila; 14-Alonso, 16-Busquets; 6-Iniesta, 8-Xavi, 18-Pedro; 7-David Villa
Pelatih: Vicente del Bosque

Rekor Pertemuan :
30/01/57 Spanyol v Belanda 5-1 (uji coba)
02/05/73 Belanda v Spanyol 3-2 (uji coba)
23/01/80 Spanyol v Belanda 1-0 (uji coba)
16/02/83 Spanyol v Belanda 1-0 (Kualifikasi Euro 1984)
16/11/83 Belanda v Spanyol 2-1 (Kualifikasi Euro 1984)
21/01/87 Spanyol v Belanda 1-1 (uji coba)
15/11/00 Spanyol v Belanda 1-2 (uji coba)
27/03/02 Belanda v Spanyol 1-0 (uji coba)

Prediksi : Di atas kertas
Kedua negara bukan lawan yang terlalu sering bertemu. Sepanjang sejarah, mereka hanya bentrok delapan kali, dan Belanda unggul dengan empat kemenangan berbanding tiga. Hanya saja, mayoritas kemenangan diraih di kandang. Mereka sama-sama belum teruji di tempat netral.

Bursa Taruhan Asian Handicap
Spanyol v Belanda 0 : 1/2

sumber : JPNN

Glückwünsche : Akhirnya Jerman Berhasil Menempati Juara Ketiga Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

Hasil akhir perebutan tempat juara tiga piala dunia 2010, Jerman berhasil mengalahkan Uruguay dan menyandang juara III piala dunia 2010 di Afrika Selatan. Ucapan "Glückwünsche"(Baca: Selamat) menjadi timnas tersubur dalam mencetak gol pada piala dunia kali ini . Melalui laga penuh drama, Jerman menuntaskan perlawanan Uruguay dengan kemenangan 3-2 di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, Minggu (11/7) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan dilesakkan Sami Khedira untuk membawa Jerman meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2010.

Dua gol Jerman lainnya dibukukan Thomas Mueller dan Marcell Jansen. Sedangkan gol sebagai simbol perlawanan sengit Uruguay dihasilkan Edinson Cavani dan Diego Forlan.

Jerman tidak diperkuat Miroslav Klose yang mengalami cedera punggung. Sementara Philipp Lahm dan Lukas Podolski menderita flu. Pelatih Joachim Loew juga memberi kesempatan kepada Hans-Jorg Butt untuk mengawal gawang Jerman. Pelatih Uruguay Oscar Tabarez menurunkan kembali Diego Fucile dan Luis Suarez seusai menjalani suspensi.

Meski gengsi agak berkurang, namun kedua kesebelasan tidak ingin melepas partai ini. Sejak dimulainya pertandingan, kedua kesebelasan bermain penuh determinasi dengan tempo cepat. Pada menit ke-10 ancaman pertama datang dari Jerman lewat sundulan Arne Friedrich yang mengenai mistar gawang.

Jerman yang lebih berinisiatif memperoleh gol pertama dalam pertandingan ini pada menit ke-19. Mueller dengan apik menempatkan diri untuk menyambut bola muntah tendangan keras Bastian Schweinsteiger yang kurang sempurna dihalau kiper Uruguay Fernando Muslera. Gol kelima Mueller di PD 2010 dan semakin mendekatkannya pada gelar pemain muda terbaik.

Memasuki setengah permainan di babak pertama hujan mengguyur lapangan. Meski lapangan licin tempo cepat permainan tetap terjaga. Pada menit ke-29 Uruguay menyamakan kedudukan. Berawal dari kesalahan Schweinsteiger yang direbut dicolong bolanya oleh Diego Perez di tengah, Cavani menuntaskan umpan terobosan Luis Suarez. Inilah gol pertama Cavani di PD 2010. Kiper Jerman Hans-Jorg Butt tidak berdaya menutup ruang tembak Cavani.

Di babak kedua permainan tetap memikat untuk ditonton. Butt langsung berjibaku tiga menit selepas turun minum saat menggagalkan sepakan beruntun Cavani dan Suarez. Pada menit ke-51, Uruguay balik memimpin 2-1 melalui tendangan voli indah dari Forlan setelah menerima umpan dari Egidio Arevalo. Inilah gol kelima Forlan yang untuk sementara menempatkannya di puncak daftar top skorer bersama David Villa (Spanyol), Wesley Sneijder (Belanda) dan Thomas Mueller (Jerman).

Keunggulan Uruguay hanya seumur jagung. Lima menit kemudian skor imbang 2-2 melalui tandukan Jansen yang meneruskan crossing Jerome Boateng. Gol tersebut tidak terlepas dari kesalahan antisipasi Muslera. Setelah itu kedua kesebelasan bertukar ancaman sampai akhirnya sundulan Khedira mengoyak gawang Uruguay untuk kali ketiga memaksimalkan kemelut dan tidak sigapnya Diego Lugano mengamankan bola liar. Memasuki injury time Uruguay harus gigit jari. Tendangan bebas yang dilepaskan Forlan hanya membentur mistar dan Jerman akhirnya mempertahankan kemenangan 3-2 untuk membawa pulang hadiah hiburan dari Afrika Selatan.

Susunan pemain:
Uruguay: Fernando Muslera; Diego Lugano, Diego Godin, Jorge Fucile, Martin Caceres; Maximiliano Pereira, Diego Perez (kk) (Walter Gargano 77), Egidio Arevalo, Edinson Cavani (Sebastian Abreu 88); Luis Suarez, Diego Forlan.
Jerman: Hans-Joerg Butt; Arne Friedrich (kk), Per Mertesacker, Jerome Boateng, Dennis Aogo (kk); Sami Khedira, Bastian Schweinsteiger; Thomas Mueller, Marcell Jansen (Toni Kroos 81), Mesut Ozil (Serdar Tasci 90); Cacau (kk) (Stephen Kiessling 74).
Wasit: Benito Archundia (Meksiko).
@liputan6.com

Foto Sesi Latihan Belanda dan Spanyol Menjelang Final Piala Dunia 2010

Pertandingan final piala dunia 2010 Belanda vs Spanyol, inilah foto-foto sesi latihan timnas Belanda dan Spanyol menjelang Final Piala Dunia 2010 :

Timnas Spanyol :







Timnas Belanda :





Ramalan Gurita Paul yang Menghebohkan, Prediksi Final Juara Piala Dunia 2010

Prediksi bola Belanda vs Spanyol diramalkan lagi oleh Gurita Paul. Disamping itu prediksi pemenang antara Jerman vs Uruguay, Si Gurita menjagokan Jerman sebagai pemegang tahta Juara III Piala Dunia 2010.

Paul Si Gurita meramalkan Spanyol menaklukkan Belanda sekaligus menjuarai Piala Dunia 2010. Peramal bertentakel ini telah menjadi sensasi selama gelaran PD di Afrika Selatan setelah secara benar menebak enam laga yang dijalani Jerman. Jumat (9/7) siang ini, Paul kembali mengeluarkan prediksinya. Seperti dalam proses prediksi sebelumnya, dua kotak berisi masing-masing berbendera kedua tim (Belanda dan Spanyol) yang akan berlaga di partai final diturunkan kedalam tangki tempat tinggal Paul.

Pilihan Paul tersebut disiarkan secara langsung melalui berbagai stasiun televisi di seantero Eropa. Gurita paling terkenal sedunia tersebut terlihat duduk di sebuah kotak yang ditandai dengan bendera Spanyol beberapa menit sebelum mengambil sebutir kerang dan melahapnya.

Paul Si Gurita mengabaikan kotak yang ditandai dengan bendera Belanda. Hal tersebut menyiratkan Paul Si Gurita memilih Spanyol bakal menjuarai Piala Dunia 2010.

Sebelumnya, Paul Si Gurita memprediksikan Jerman menang melawan Argentina, Inggris, Australia, dan Ghana. Paul juga meramalkan Jerman kalah dari Spanyol dan Serbia.

Selain meramalkan final Piala Dunia 2010, Paul Si Gurita juga memprediksikan Jerman menang melawan Uruguay pada perebutan tempat ketiga pada Sabtu besok.

Prediksi Paul diperkirakan akan menjadi prediksi terakhir Paul untuk pertandingan-pertandingan di turnamen besar. Umur peramal bertentakel ini tergolong usia pensiunan untuk seekor gurita. Paul saat ini berumur dua tahun enam bulan, sementara secara umum gurita sejenis Paul hanya bisa hidup hingga usia tiga tahun.

Perkiraan Paul Si Gurita berbeda dengan Mani Si Kakatua. Burung kakatua tersebut memprediksi Belanda menaklukkan Spanyol di final Piala Dunia 2010.@Tempointeraktif dan Liputan6

Prediksi Belanda vs Spanyol dengan Rekor Total Pertemuan !

Prediksi bola Belanda vs Spanyol final Piala Dunia 2010. Spanyol dan Belanda menatap sebuah sejarah baru dalam catatan perjalanan sepak bola mereka karena kedua tim kini menapaki final Piala Dunia 2010. Bagi "The Flying Dutchmen" atau "El Matador", memenangi partai final di Stadion Soccer City, Johannesburg, pada Minggu malam atau Senin (12/7/2010) dini hari WIB berarti merupakan kali pertama bagi mereka menjadi juara turnamen empat tahunan yang paling bergengsi di muka bumi ini.

Pasalnya, sejak Piala Dunia untuk pertama kalinya digelar pada tahun 1930, kedua tim dari benua Eropa ini belum pernah menjadi juara. Belanda nyaris merengkuhnya pada tahun 1974 dan 1978, ketika menapaki partai puncak turnamen ini. Sayang, aksi ciamik Johan Cruyff dan kawan-kawan pada waktu itu tak cukup untuk meruntuhkan Jerman (1974) dan Argentina (1978).

Sementara itu, prestasi Spanyol tak terlalu mentereng. Jangankan ke final, ke semifinal pun belum pernah dicapai juara Eropa 2008 ini. Langkah terjauh "La Furia Roja" adalah hingga perempat final, yang terakhir dicapainya pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan/Jepang.

Kini, kedua tim sedang berada di ambang sejarah baru mereka. Siapa yang bakal menjadi pemenang? Gaya tiki-taka milik Spanyol ataukah total football-nya Belanda?

Sebelum kedua tim terlibat dalam "pertempuran" sengit pada akhir pekan nanti, mari kita lihat dulu rekor pertemuan mereka. Berdasarkan catatan FIFA, dua negara yang pernah menjadi juara Eropa ini baru bertemu sebanyak delapan kali, dengan hasil Belanda berada di pole position karena empat kali jadi pemenang, sedangkan Spanyol baru tiga kali (1 kali berakhir imbang).

Uniknya, mereka belum pernah bertemu pada ajang Piala Dunia. Artinya, inilah kali pertama "Matador" bertemu dengan "Oranje", yang sekaligus melahirkan juara baru di turnamen ini.

Rekor pertemuan Spanyol dan Belanda

- Pertemuan pada kualifikasi zona Eropa: 2 (Spanyol menang 1, Belanda menang 1)
1984, Rotterdam, 16/11/1983: Belanda 2:1 (1:1) Spanyol di penyisihan grup
1984, Sevilla, 16/02/1983: Spanyol 1:0 (1:0) Belanda di penyisihan grup

- Pertemuan di pertandingan persahabatan: 6 (Spanyol menang 2, Belanda menang 3, seri 1)
2001, Rotterdam, 27/03/2002: Belanda 1:0 (1:0) Spanyol
2000, Sevilla, 15/11/2000: Spanyol 1:2 (0:0) Belanda
1987, Barcelona, 21/01/1987: Spanyol 1:1 (0:1) Belanda
1980, Vigo, 23/01/1980: Spanyol 1:0 (0:0) Belanda
1973, Amsterdam, 02/05/1973: Belanda 3:2 (2:1) Spanyol
1957, Madrid, 30/01/1957: Spanyol 5:1 (1:0) Belanda.


Prediksi Spanyol vs Belanda :

Dilihat dari total 8 pertemuan Spanyol menang tiga kali, Belanda menang empat kali dan satu kali seri. Memang dari statistik diatas Belanda masih unggul menang atas Spanyol. Untuk piala dunia 2010 kedua tim menunjukkan prestasi yang luar biasa, namun dari suatu pertandingan satulah yang akan jadi juara. Sehingga untuk prediksi juara piala dunia 2010 Belanda di unggulkan menang tipis.