Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan

Heboh : Mengaku Nabi Muhammad, Kakek Ini Dihukum Mati !

Seorang kakek tua asal Inggris dijatuhi hukuman mati di Pakistan setelah mengeklaim dirinya sebagai Nabi Muhammad saw. Padahal ia menderita skizofrenia.

Mohammad Asghar (71 tahun) telah lama mengalami penyakit mental dan pernah dirawat di Rumah Sakit Royal Victoria di Edinburgh. Ia dijatuhi hukuman mati pada Kamis (23/1) waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Dr Jane McLennan, dokter yang merawatnya, Asghar telah mengalami gangguan mental sejak 1993. Ia juga pernah mengalami stroke pada 2000 yang memperburuk kondisinya, meninggalkan palsy di wajah, dan pincang.

Sebelum ditangkap di Rawalpindi pada 2010, Asghar dirawat di Royal Victoria karena mengalami delusi. Ia bahkan berpikir Toni Blair dan George Bush telah mengirimkan agen rahasia untuk mengawasinya karena oposisinya dalam perang Irak.

Dilansir laman The Telegraph, Sabtu (25/1), pejabat medis Pakistan menilai Asghar sehat secara jasmani dan rohani sehingga hukuman mati dapat diterimanya. Ia diperkirakan akan tetap di penjara selama lima tahun sebelum mengajukan banding.

Pakistan menghukum keras bagi orang-orang yang melanggar norma Islam. Namun hukum ini kontroversi karena sering disalahgunakan agama minoritas untuk kepentingan pribadi.

Pengacara Asghar yang namanya tidak disebutkan untuk alasan keamanan mengatakan, ia mengkhawatirkan keadaan dan keamanan Asghar di penjara. "Kami meminta pejabat berwenang untuk meningkatkan pengawasan pada Asghar karena ia mengalami stroke dan pernah melakukan percobaan bunuh diri," katanya.

 Sumber : http://www.republika.co.id/

Foto Seksi Bikini Gabriela Isler Senilai 1 Juta Dollar

Mahkota Miss Universe 2013 akhirnya jatuh ke tangan kontestan asal Venezuela, Gabriela Isler. Di malam final yang baru saja digelar di Crocus City Hall, Moskwa, Rusia, Sabtu, 9 November waktu setempat, Gabriela terpilih sebagai wanita cantik sejagad raya setelah mengalahkan kontestan lainnya.

Di posisi runner-up 1 adalah Patricia Rodriguez (Spanyol), posisi runner-up 2 adalah Constanza Baez (Ekuador), runner-up 3 adalah Ariella Arida (Filipina).

Dibanding tahun lalu, hadiah yang didapat Gabriela tidak berbeda jauh dengan Olivia Culpo. Mulai dari rangkaian produk kecantikan wajah dan rambut, perawatan tubuh, apartemen mewah, fasilitas olahraga, gaun mahal, serta gaji. Namun yang menarik tahun ini ada tambahan hadiah untuk Gabriela, yaitu didapuk sebagai juru kampanye swimsuit dari brand Yamamay.

Dalam waktu dekat, Gabriela akan langsung melakukan pemotretan perdana dengan memakai bikini desain khusus yang bernilai USD 1 juta.

Gabriela berasal dari kota Maracay, Usianya 25 tahun dan saat ini dia bekerja sebagai seorang talent di Venevision TV Network. Dia adalah seorang penari Flamenco yang telah terlatih sejak kecil. Gabriela menjadi kontestan ke-7 asal Venezuela yang pernah dinobatkan sebagai Miss Universe.

Ini Dia Beberapa Keajaiban Topan Haiyan di Filipina

Topan Haiyan di FilipinaBencana alam yang melanda negara Filipina pada 8 November 2013 kemarin, mengisahkan tragedi keajaiban.  

Kekuatan Topan Haiyan memang besar. Hembusan angin yang mencapai 315 kilometer per jam dan disertai hujan deras, memicu terjadinya banjir di beberapa wilayah yang dilintasi oleh badai tersebut.

Seorang siswa berusia 19 tahun di Tacloban, bertahan menghadapai angin topan hanya dengan ditemani sang ayah yang sedang sakit. Namun kuatnya angin menggerakan rumah mereka ke dalam air dan membawa keduanya hanyut.

"Kami saling berpegangan disaat rumah kami hanyut. Namun pada akhirnya kami tidak bisa bertahan. Saya tidak bisa menyelamatkan ayah karena terlalu licin dan dia tenggelam. Saya hanya pasrah tidak bisa bertemua dengannya," ujar Marvin Daga, seperti dikutip Associated Press, Selasa (12/11/2013).

Seorang misionaris Amerika Serikat (AS), Larry Womack dan istrinya, turut mengisahkan tentang angin topan yang mereka hadapi. Misionaris yang sudah lama tinggal di Tacloban tersebut, menceritakan dirinya bertahan di dinding atap rumah mereka ketika Topan Haiyan memicu terjadi gelombang laut besar.

Rumah Womack berada di tepi pantai. Ketika topan datang, gelombang laut pun menghampiri rumahnya dan dengan seketika menyelimutinya dengan air.

"Saya melihat ada gelombang air melintas di kepala saya," lanjutnya.

Di tengah tragedi yang terjadi, ada keajaiban pula yang dialami. Seorang perempuan berusia 21 tahun yang tengah mengandung, berhasil melahirkan bayinya dengan selamat. Emilia Ortega melahirkan bayi perempuan bernama Bea Joy Sagales.

Ortega berada di tempat penampungan ketika topan melanda Jumat 8 November 2013 lalu. Namun, tempat penampungan itu pun hancur dihantam angin dan Ortega berenang menyeberang dari tempat penampungan di Tacloban menuju sebuah bandara yang ditutup akibat topan.

Dirinya berhasil bertahan dan melahirkan bayinya di menara kendali bandara. Suaminya yang tengah berada di Manila, tidak mengetahui apa yang telah dialami sang istri.

Akhirnya, FBI Rilis Foto dan Video Pelaku Bom Boston

Kamis (18/4/2013) waktu setempat, Biro Investigasi Federal (FBI) merilis foto dan video yang memuat gambar dua pria yang diduga menjadi pelaku peledakan di tengah Boston Marathon, Senin (15/4/2013). FBI meminta bantuan masyarakat turut mengidentifikasi kedua orang itu.

Dalam gambar yang dirilis FBI, kedua orang tersebut berjalan bersama di dekat garis finish Boston Marathon, sebelum ledakan berdentum dan menewaskan tiga orang serta melukai lebih dari 170 orang. "Salah satu dari dua orang itu terlihat meletakkan ransel di lokasi ledakan kedua," ujar Kepala Kantor FBI Boston, Agen Khusus Rick Deslauriers. Deslauriers mengatakan kedua orang ini harus dianggap bersenjata dan 'sangat berbahaya'.

Pernyataan FBI ini menutup hari yang di dalamnya Presiden Barack Obama menyatakan kepastian akan mencari dan menantang pelaku serangan. Siapapun yang melakukan peledakan, menurut Obama, telah memilih kota yang salah sebagai sasaran serang.

Berbicara di Katedral Holy Cross Boston, Kamis (18/4/2013), Obama menyatakan, "Setiap orang bersama Anda." Dia pun mengatakan bagi banyak orang, serangan ini sudah menjadi persoalan personal. "Boston mungkin kota asal Anda - tapi kami mengklaim itu, juga .... Bagi jutaan di antara kita, apa yang terjadi pada hari Senin (lalu) bersifat pribadi."

Obama kembali menegaskan bakal mencari pelaku serangan. "Dan ya, Anda (pelaku) akan menghadapi hukum. Kami akan minta Anda bertanggung jawab," tegas dia.


Dan dia memandang ke depan untuk balapan tahun depan, memprediksi bahwa "dunia akan kembali ke kota ini besar Amerika untuk menjalankan lebih keras dan lebih keras untuk menghibur untuk 118th Boston Marathon. Bertaruh di atasnya."

Dalam kesempatan itu, Obama berkeyakinan orang akan tetap datang ke Boston, dan masih akan mengikuti Boston Marathon berikutnya. "Saya bertaruh untuk itu," ujar dia.

Sumber : Kompas.com

Ledakan Di Boston Marathon Tewaskan Dua Orang !

Sedikitnya dua orang dilaporkan tewas akibat dua ledakan yang mengguncang lokasi di sekitar garis finish Boston Marathon, di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Senin (15/4/2013) siang. Jumlah korban yang terluka serius terus bertambah, dari 6, 22, hingga 28 orang yang sudah dilaporkan terluka. Pemerintah Amerika merujuk insiden ini sebagai serangan bom alih-alih ledakan.

Akun Twitter kepolisian Boston, @Boston_Police, meneruskan informasi bahwa 2 orang tewas dan 22 orang terluka. Sementara itu situs CNN melaporkan, sudah menerima informasi 28 orang terluka akibat kedua ledakan.

Ledakan terjadi sekitar pukul 14.45 waktu setempat, satu jam setelah pelari pertama dari lomba lari maraton yang diikuti 27.000 orang ini menyentuh garis finish. Perlombaan langsung dihentikan, demikian juga layanan kereta bawah tanah menuju lokasi tersebut.

Dikutip dari situs www.guardian.co.uk, Wakil Presiden Amerika Joe Biden dilaporkan menggunakan kata "serangan bom" alih-alih "ledakan" untuk peristiwa ini. "Doa kami menyertai masyarakat Boston yang terluka," kata Biden, seperti dilaporkan wartawan The Guardian, Dan Roberts. Panitia lomba ini juga merujuk serangan bom, tapi belum ada konfirmasi resmi dari aparat hukum setempat.

Akun Twitter kantor berita Associated Press, @AP, melaporkan, polisi menemukan dua lagi bahan peledak di lokasi Boston Marathon. Selengkapnya tertulis BREAKING: Intelligence official: 2 more explosive devices found at Boston Marathon; being dismantled.

The Guardian juga melaporkan bahwa Presiden Amerika Barack Obama telah menelepon Wali Kota Boston Tom Menino dan Gubernur Massachussetts Deval Patrick terkait peristiwa ini. Juru bicara Gedung Putih, seperti dikutip Dan Roberts, menyatakan, Obama menyampaikan keprihatinan terhadap semua korban, dan menyatakan seluruh jajarannya akan turun memberikan dukungan terkait insiden ini.

Sumber : Kompas.com

Besok, Negara Israel Akan Dihapus dari Peta Internet Dunia

Seraya menunggu hari peringatan peristiwa Holocaust pada 7 April 2013, Israel pun harus bersiap untuk dihapus dari internet tepat pada tanggal tersebut.

Israel kini tengah menghadapi apa yang telah digambarkan sebagai pertempuran internet terbesar dalam sejarah umat manusia, yang menjanjikan untuk menghapus Israel dari peta internet.

Serangan kini tengah disiapkan para peretas yang berada dalam misi OpIsrael, yang berafiliasi dengan kelompok 'hacktivist' terkemuka, Anonymous.

Pada akhir pekan ini telah direncanakan serangan cyber pada pemerintah, bank, lembaga akademik dan situs bisnis di Israel yang berupa peretasan seperti database yang dihapus dan lainnya sebagai lanjutan dari serangan serupa pada November 2012.

Gelombang kedua dari misi OpIsrael ini telah diprakarsai dari sebulan yang lalu, dengan pernyataan dari kelompok peretas tersebut pada minggu ini untuk pemerintah Israel, seperti diwartakan IBtimes.

"Kalian tidak berhenti melanggar hak manusia yang tak ada habisnya. Kalian tidak berhenti melakukan pemukiman ilegal. Kalian tidak menghormati gencatan senjata. Kalian telah menunjukkan bahwa kalian tidak menghormati hukum internasional".

"Inilah sebabnya pada 7 April, para elite cyber-squadron kami dari seluruh dunia memutuskan untuk bersatu dalam sebuah solidaritas untuk rakyat Palestina terhadap Israel sebagai satu entitas untuk diganggu dan dihapus dari dunia maya."

Namun, Israel disebut tidak asing dengan berbagai serangan cyber seperti ini. November silam Menteri Luar Negeri Israel, Yuval Steinitz mengungkapkan bahwa Israel telah menghadapi 44 juta serangan cyber sejak awal operasi militernya di Gaza.

Selain meningkatkan keamanan pada infrastruktur, Israel Internet Association (ISOC) disebut tengah mempersiapkan untuk menanggapi keluhan dari warga sipilnya terkait serangan tersebut.

Misi OpIsrael ini akan terdiri dari serangkaian serangan cyber yang disebut DDoS (Distributed Denial of Service), dengan menggunakan jaringan komputer yang sangat besar untuk bekerja sama mendorong traffic ke server hosting dari situs yang menjadi target.

Walaupun Israel mengaku siap menghadapi serangan cyber ini yang dipandang tidak cukup 'menakutkan' bagi mereka, namun serangan demi serangan yang dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa kelompok peretas ini memiliki strategi lain selain DDoS.

Kelompok peretas 'hacktivist' yang terkait dengan Anonymous, RedHack dari Turki dan Sector404 dari Arab menyatakan mereka berhasil menjebol pertahanan cyber dari Mossad, dan mencuri data dari 30 ribu agen rahasianya.

Menarik untuk ditunggu apa yang akan terjadi pada Israel di internet pada 7 April 2013.

Ini Dia Rekaman Video Detik-Detik Ledakan Meteor di Rusia

Peristiwa ledakan benda langit yang diduga meteor di Rusia, Jumat (15/2/2013) pagi waktu setempat, terekam kamera video.

Dalam rekaman yang disiarkan televisi lokal Russia Today, tampak detik-detik peristiwa jatuhnya meteor tersebut.

Ada beberapa rekaman yang mendokumentasikannya. Salah satu rekaman video diambil seseorang yang tengah melaju dengan kendaraannya di jalanan. Saat mobil melaju, tiba-tiba tampak titik api mendekat dan kemudian meledak di langit.

Rekaman video lainnya memperlihatkan saat meteor meledak. Sempat terlihat bahwa kondisi di sekitar jatuhnya meteor itu menjadi gelap sesaat sebelum ledakan di langit terjadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah meteor meledak di atas kawasan Ural Rusia, Jumat pagi, dan pecahannya menyebar di permukiman. Akibat ledakan itu, kaca jendela sejumlah bangunan di beberapa tempat pecah dan menyebabkan sejumlah orang terluka.

Cuplikan video detik-detik ledakan meteor di Rusia :

Rusia, Iran, Suriah dan Liga Arab Kecam Serangan Udara Israel

Sejumlah negara termasuk Rusia, Suriah, dan Iran, mengutuk serangan udara Israel ke wilayah Suriah, yang dinilai sebagai tindakan agresi.

Liga Arab juga turut mengecam Israel, pun Hizbullah. Sikap mereka keluar sehari setelah serangan udara Israel.

Menurut Stasiun Radio The Voice of Lebanon, jet-jet tempur Israel terbang di atas bagian utara Lebanon, Kamis (31/1/2013).

Sementara, menurut radio Israel, tentara Lebanon, Suriah, dan Yordania menaikkan tingkat kewaspadaan mereka, di mana tentara Suriah sempat mengerahkan unit mereka ke dekat dataran tinggi Golan.

Pemerintah Israel mengatakan, jet-jet tempur mereka menyasar iring-iringan kendaraan yang membawa komponen rudal SA-17 buatan Rusia, dan persenjataan lainnya, di perbatasan Lebanon.

Israel mengungkapkan, persenjataan itu dibawa dari Suriah ke Lebanon, dan diperuntukkan bagi kelompok Hizbullah untuk melancarkan serangan ke Israel.

Sejumlah sumber mengatakan, rezim Suriah adalah pemasok utama persenjataan non-konvensional kelompok Hizbullah di Lebanon.

Rezim Presiden Bashar Assad memasok persenjataan Hizbullah sejak awal tahun lalu, termasuk dua ton gas mustard dan rudal jarak jauh yang mampu membawa hulu ledak kimia.

Namun, klaim itu dibantah oleh Suriah. Menurut mereka, serangan udara itu bukan menyasar konvoi kendaraan pembawa senjata, melainkan sebuah fasilitas penelitian di dekat Kota Damaskus.

"Pesawat-pesawat tempur Israel menembus wilayah udara kami saat fajar, dan mengebom salah satu pusat penelitian ilmiah yang membantu meningkatkan tingkat ketahanan dan pertahanan diri di daerah Jimraya di pedesaan Damaskus," tutur angkatan besenjata Suriah, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Tribunnews.com dari CNN, Kamis (30/1/2013).

"Serangan itu terjadi selang satu bulan setelah kelompok teroris gagal masuk dan merebut tempat tersebut," lanjut mereka.