Foto Instagram Pernikahan Gading dan Gisel Romantis !

Foto Pernikahan Gading dan GiselGading Marten dan Giselle Anastasia (Gisel) telah resmi menjadi suami istri setelah mengikat janji sehidup-semati di Tirtha Luhur, Uluwatu, Bali, Sabtu (14/9/2013). Pernikahan yang digelar di tepi pantai itu begitu romantis.

Beberapa foto diunggah di media sosial Instagram. Terlihat keduanya begitu serasi dengan gaun putih sederhana.

Dengan pemandangan lepas laut, kesan mewah juga terasa dalam pernikahan itu. Pelaminan untuk keduanya juga dibuat tak terlalu mewah tapi tak mengurangi kesakralan.

Pernikahan mereka tak dihadiri banyak tamu. Mereka memang sengaja hanya mengundang sanak keluarga dan beberapa rekan dekat saja. Rencananya, mereka juga akan menggelar resepsi di Jakarta.

Gading dan Gisel menjalin hubungan asmara kurang lebih 1,5 tahun lamanya. Mereka juga terpaut usia cukup jauh karena Gading lebih tua sembilan tahun dari Gisel.

Bikin Video Bokep 3GP, Dua Mahasiswaa Digerebek

video bokep 3gp indonesiaDua orang mahasiswa  berinisial Lk (22) dan Ba (20) merekam adegan suami istri melalui kamera telepon seluler. keduanya mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi di Pekanbaru Riau, harus berurusan dengan polisi karna perbuatannya itu.

Polisi juga memanggil kedua  orang tua mahasiswa tersebut. Mereka diminta untuk melakukan pengawasan kepada anak-anaknya agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Polisi juga menyarankan agar kedua pasangan tersebut segera menikah. Mereka juga diminta untuk tidak mengulangi perbuatan dan menyebarkan video porno buatannya ke publik.

 Kapolsek Tampan, Kompol Suparman di Pekanbaru, Jumat (13/9). menjelaskan "Kami belum mengetahui motif pelaku membuat video tersebut, apakah untuk disebarkan atau hanya kepentingan pribadi,"  ungkapnya

Atas perbuatannya, lanjut Suparman, keduanya dapat dikenai pidana kurungan maksimal 12 tahun atau denda sejumlah Rp 6 miliar.

 Sumber : Wartanews.com

Gunung Sinabung Meletus, Sebelas Desa Dievakuasi

Gunung Sinabung Meletus Hari IniGunung Sinabung di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) meletus, Minggu (15/9) dinihari tadi. Ironisnya, tidak ada early warning (peringatan dini) terkait kondisi gunung yang juga pernah meletus tahun 2010 lalu itu.

Bahkan, ketika gunung meletus pukul 02.51 WIB tadi, ada 20 orang tengah melakukan pendakian. Beruntung, semuanya berhasil dievakuasi dengan selamat. Baru setelah letusan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status Gunung Sinabung menjadi Siaga (Level III).

Terkelin Sembiring, salah seorang warga Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran menyatakan rasa prihatinnya karena pemerintah setempat masih tidak taktis dalam mengatasi masalah ini. Tidak ada pemberitahuan awal kepada warga tentang situasi gunung sebelum letusan ini.

“Tidak ada early warning apapun dari pemerintah daerah. Apakah dua minggu atau seminggu sebelum letusan ini, padahal ada pos pengamatan di sini yang terus memantau kondisi gunung,” ujarnya.

Sementara itu, letusan Gunung Sinabung menyebabkan terjadinya pengungsian sekitar 1.500 orang. Mereka ditempatkan di sejumlah lokasi pengungsian.

Kapolres Karo AKBP Alberd Sianipar menyatakan, warga yang mengungsi ini berasal dari 11 desa yang ada di sekitar gunung. Mereka dievakuasi petugas sejak pukul 06.00 WIB. “Sejak pukul enam pagi, petugas kita sudah melakukan evakuasi,” katanya.

Para pengungsi saat ini ditempatkan di empat lokasi penampungan. Masing-masing di Jambur (tempat pertemuan) Sempakata, dan Klasis di Kabanjahe, kemudian Jambur Taras di Kecamatan Berastagi, dan ada yang di jambur di Kecamatan Payung. “Sebagian pengungsi malah sudah ada yang pulang karena desanya aman dari abu letusan gunung,” kata Alberd.

Sementara itu, tiga desa di punggung Gunung Sinabung harus segera dikosongkan. Ini untuk mengantisipasi adanya korban jika aktivitas gunung berapi tersebut meningkat. “Dari 11 desa yang terkena abu vulkanik karena dekat dengan gunung, maka ada tiga desa yang harus dikosongkan,” tambah Kapolres.

Ketiga desa tersebut yakni Desa Simacem dan Desa Bekerah di Kecamatan Naman Teran, serta Desa Suka Meriah di Kecamatan Payung. Untuk kepentingan pengamanan di ketiga desa yang jaraknya mencapai tiga kilometer dari gunung itu, sejumlah petugas kepolisian ditempatkan. Mereka berjaga di sana bersama pihak pemerintahan desa dan pihak kecamatan.

Situasi saat ini, kata Alberd, banyak desa yang sudah ditinggalkan warganya, tidak hanya tiga desa yang harus kosong itu. Hal itu terjadi karena warga khawatir terkena imbas letusan. Di seluruh kawasan itu, petugas sudah ditempatkan untuk mengantisipasi berbagai kerawanan.

Sementara itu menurut petugas Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, hujan debu melanda kawasan di sekitar gunung. “Letusan terjadi pagi tadi, sekitar pukul 02.51 WIB," kata Armen Putra, petugas Pos Pemantau Gunung Api Sinabung.

Letusan itu, kata Armen, memuntahkan abu vulkanik yang melanda desa-desa yang berada di sekitar kawasan. "Untuk sementara itu dulu yang bisa disampaikan," kata Armen.

Sementara itu, gunung Sinabung kini statusnya menjadi Siaga (Level III). “PVMBG Badan Geologi telah meningkatkan statusnya dari Waspada (level II) menjadi Siaga (Level III) terhitung mulai Minggu (15/9) pukul 03.00 WIB,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Dengan ditetapkannya status siaga, maka tidak boleh ada aktivitas apapun di radius 3 km dari kawah yang berada di puncak gunung. Pasca letusan masyarakat di beberapa desa di kaki gunung Sinabung telah melakukan evakuasi mandiri. Beberapa desa itu antara lain, Desa Sukameriah, Kecamatan Payung, Desa Kutarayat, Kutagugung, Simacem dan Bekerah di Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo.

Berdasarkan data parameter kegunungapian yang dipantau Pos Gunung api Sibanung, tercatat terjadi 255 gempa vulkanik dalam, 16 kali gempa hembusan, 5 gempa tektonik local, 24 gempa tektonik jauh, dan tremor 15 mm. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.

Gunung Sinabung puncaknya berada di ketinggian 2.451 meter dari permukaan laut (mdpl). Tahun 2010 lalu sempat meletus.

20 Pendaki

Ketika gunung Sinabung meletus, sebanyak 20 orang dilaporkan sedang melakukan pendakian ke puncaknya. Upaya evakuasi para pendaki segera dilakukan. Salah seorang warga Sigarang-garang, Pelin Barus menyatakan, begitu gunung meletus, pihaknya segera berupaya mendaki untuk mengevakuasi para pendaki tersebut.

“Alhamdulillah, mereka ditemukan dan langsung dibawa turun," kata Barus.

Disebutkan Barus, para pendaki yang seluruhnya berasal dari Medan ini mulai mendaki sekitar tengah malam. Kondisi mereka dalam keadaan baik, dan sudah dibawa keluar dari titik pendakian. “Sudah dipulangkan naik angkutan Rio Transport tadi,” tukas Barus.

Penerbangan Aman


Hingga berita ini ditulis, letusan gunung belum mengganggu penerbangan di Bandara Kuala Namu, Medan. Kendati begitu, pemberitahuan situasi terkini sudah disampaikan kepada pihak maskapai.

Airport Service Manager Bandara Kuala Namu Ali Sophian menyatakan, letusan gunung itu memang menjadi perhatian mereka. Pemantauan terus dilakukan. “Tetapi, sampai saat ini, pagi ini, belum berpengaruh terhadap penerbangan, masih normal,” kata Ali Sophian.

Terkait situasi ini, pihak bandara segera memberikan pemberitahuan kepada maskapai. Dengan demikian pihak maskapai mendapat informasi awal dan dapat mengambil langkah yang diperlukan jika memang ada perkembangan terbaru. “Jika memang abu letusan mengganggu penerbangan, maka akan diambil tindakan yang dianggap perlu tentunya,” kata Sophian.

Arema Indonesia Siapkan Denda ke FIFA 61 Juta

Kabar berita Arema Indonesia dikenakan sanksi atau denda karena belum dibayarkan gaji pemain asal Prancis tersebut.

Arema Indonesia siap membayar denda sebesar 61 juta rupiah kepada FIFA agar tidak tersingkir dari kompetisi kasta tertinggi tanah air. Tim Singo Edan tidak ingin perjuangannya di Indonesia Super League (ISL) musim ini sia-sia hanya karena tidak membayar denda dari FIFA tersebut.

FIFA memang telah menjatuhkan sanksi denda kepada Arema Indonesia terkait dengan permasalahan yang melibatkan manajemen tim Singo Edan dengan salah satu pemainnya pada musim 2009/2010, yakni Jean Landry Poulangoye. Pemain asal Prancis ini mengadukan Arema ke FIFA karena gajinya yang belum dibayar pada saat itu.

Mengenai denda dari FIFA itu, manajemen Arema Indonesia menegaskan siap untuk membayar. Lagipula, dengan sanksi tersebut, maka sudah jelas bahwa FIFA telah mengakui Arema Indonesia yang berlaga di ISL adalah Arema yang asli.

    “Terkait denda, manajemen Arema siap untuk membayar. Kita ambil sisi positifnya saja. Dengan sanksi itu, jelas membuktikan jika FIFA memang mengakui kita sebagai Arema yang sah,” tandas General Manager Arema Indonesia, Ruddy Widodo, Sabtu (14/7/2013).

Selain bisa tetap bertahan di ISL, dengan membayar denda dari FIFA, Arema Indonesia juga akan berlaga di AFC Cup musim depan jika tim Singo Edan finish di posisi kedua pada klasemen akhir ISL 2013 nanti.

    “Dengan posisi runner up, Arema akan mendapatkan tiket berlaga di AFC Cup,” ujar Ruddy Widodo.

Sumber : Sidomi.com

Foto Mesra Dul Cium Kekasihnya Beredar di Twitter

Foto Mesra Dul Beredar Kecelakaan maut  terjadi di tol Jagorawi yang dialami Dul putra dari Ahmad Dhani itu masih menyisakan kisah tragis "Lancer Maut Dul". 

Di tengah proses penyembuhan yang sedang dilalui putra ketiga Ahmad Dhani, AQJ alias Dul (13), ada oknum yang menyebarkan foto-foto mesra Dul bersama sang kekasih, Fajrina Khairiza atau akrab disapa Arin di jejaring sosial Twitter. Dua foto itu juga di-mention ke akun milik Arin, @fjkhz.

Pada foto pertama, Dul terlihat sedang tertidur dalam pelukan Arin yang memakai sweater merah dan abu. Gadis yang tinggal di Pondok Labu, Jakarta Selatan itu pun tampak memeluk erat tubuh Dul.

Nah, di foto kedua, ada gambar kolase yang mengurai mesranya pasangan remaja tersebut. Setelah memeluk Arin di gambar pertama, putra ketiga pasangan Ahmad Dhani Prasetyo (41) dan Maia Estianty (38) itu kemudian mencium pipi kiri kekasihnya itu dengan bibirnya.

Seperti diketahui, Arin merupakan gadis yang dipacari Dul sejak Januari 2013. Usia Arin lebih tua tiga tahun dari Dul. Bahkan, saat Dul berulangtahun ke 13 beberapa waktu lalu, Dul juga mengenalkan Arin kepada Dhani.

Hingga kini, Dul masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) pasca mengalami kecelakaan maut di Ruas Tol Jagorawi Km 8+200, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (8/9/2013) pukul 00.40.

Dari data yang dihimpun, diketahui bahwa Dul sempat berkencan dengan Arin menggunakan Mitsubishi Lancer Evo B 80 SAL yang naas itu. Bersama beberapa teman, Dul dan Arin sempat jalan-jalan ke Grand Indonesia.

Perihal foto-foto mesranya dengan Dul itu, Arin tetap tidak bersedia berkomentar yang mendampingi Dul di RSPI Sejak Selasa (10/9/2013) sore, enggan memberikan komentar.

Sumber : Liputan6.com

Ini Dia 7 Cara Efektif Melawan Malas Bangun Pagi


Beberapa jam pertama dari rutinitas kerja Anda di pagi hari dapat memiliki efek yang signifikan pada tingkat produktivitas selama sisa jam kerja berikutnya. Sangat penting bagi Anda untuk memiliki rutinitas pagi yang bisa membuat Anda meraih kesuksesan. Berikut adalah tujuh cara melawan malas di pagi hari, seperti dilansir Forbes.



1. Datang tepat waktu

Beberapa orang tidak menyadari bahwa datang terlambat tidak hanya dapat meninggalkan kesan buruk, tetapi juga membuang seluruh hari Anda. Datang tepat waktu atau bahkan lebih awal dapat membantu meningkatkan semangat Anda untuk lebih giat dalam bekerja.

2. Ambil napas dalam-dalam dan bermeditasi

Banyak orang datang ke kantor terburu-buru karena mereka tidak meninggalkan cukup waktu untuk berurusan dengan keperluan rumah. Akibatnya, mereka harus pergi bekerja dengan tergesa-gesa dan merasakan hiruk-pikuk kemacetan di pagi hari. Setelah sampai, coba ambil napas dalam-dalam dan memberikan diri Anda sedikit waktu untuk bermeditasi. Ini akan menenangkan pikiran dan membuat Anda lebih damai.

3. Sarapan

Sarapan adalah waktu makan paling penting yang tidak boleh Anda lewatkan. Ini membantu kita menjadi lebih sehat secara fisik dan juga memberi energi mental yang dibutuhkan untuk mengatasi aktivitas kerja selama seharian.

4. Mengorganisir pekerjaan

Satu jam pertama pada hari kerja Anda menjadi waktu terbaik untuk menilai prioritas dan fokus, yang benar-benar perlu Anda selesaikan hari itu. Buatlah sebuah to-do list, atau memperbarui catatan yang sudah Anda buat sebelumnya, dan mencoba menaatinya. Namun, jika bos Anda memiliki kebutuhan mendesak, Anda perlu menyesuaikan prioritas Anda.

5. Tetap terjaga

Bahkan jika Anda bukan orang pagi, Anda harus tetap terjaga ketika Anda sampai di kantor. Terutama, jika Anda adalah seorang pemimpin. Sangat penting untuk selalu terlihat bugar, baik secara mental ataupun fisik. Berbasa-basilah sedikit dengan rekan atau tim Anda. Anda bisa menanyakan kabar dan perkembangan mereka.

6. Jangan moody

Bersikap moody saat bekerja bukan sesuatu yang bijaksana. Suasana hati Anda akan sangat mempengaruhi atmosfer kantor dan memberi efek buruk pada rekan kerja Anda. Anda pun akan dianggap tidak profesional dalam bekerja.

7. Berbincang dengan tim

Luangkan 5-10 menit waktu Anda untuk berbincang santai dengan tim atau rekan kerja Anda. Cara ini cukup efektif untuk membuat jam kerja Anda dan tim jadi lebih produktif. Sebab, Anda dan tim telah memiliki prioritas dan fokus yang akan dikerjakan selama seharian.

Dul, Putra Ahmad Dani Korban Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi

Kecelakaan maut beruntun terjadi di Tol Jagorawi, Ahad 8 September 2013 dini hari, menyebabkan 5 orang tewas dan belasan orang lainnya luka-luka. Salah satu korban luka diketahui anak dari musisi Ahmad Dhani yaitu Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul.

"Dul Anak ahmad dani tu gk puny SIM @TMCPoldaMetro :03.43 Kecelakaan3mobil diKM8 Tol Jagorawi,korban5Mninggal &11luka2," kicau seorang pengguna twitter pagi ini,

Tidak hanya itu, berita tersebut dibenarkan oleh komentar Audy, penyanyi yang juga mengucapkan cepat sembuh untuk Ahnad Dhani. "Cpt sembuh ya dul *kisskiss dr auntie audy @AHMADDHANIPRAST," kicau Audy melalui akunnya @aawdee_uwais.

Hingga kini Ahmad Dhani dan Maia Estianti masih berusaha dihubungi. Kabar yang beredar menyebutkan setelah kecelakaan, korban dilarikan ke RS Meilia, Cibubur dan Dul dipindahkan ke RS Pondok Indah, jakarta.